MediaNet.id, Bekasi – Masalah centang lembar konfirmasi yang tidak muncul kembali jadi perhatian operator sekolah. Kondisi ini muncul saat operator hendak menjalankan proses sinkronisasi Dapodik 2027.A.
Keluhan itu cukup sering terdengar. “Bang, kenapa kok tidak muncul centang-centangnya?” menjadi salah satu pertanyaan yang dibahas dalam informasi yang beredar.
Mulai dari Validasi Dapodik
Usut punya usut, prosesnya tidak langsung menuju sinkronisasi. Operator sekolah disarankan membuka aplikasi Dapodik terlebih dahulu, lalu masuk menggunakan akun kepala sekolah.
Penggunaan akun kepala sekolah bisa dilakukan lewat fitur tukar pengguna. Jadi operator tidak perlu keluar-masuk aplikasi berulang kali.
Langkah pertama tetap validasi. Operator perlu menunggu proses validasi sampai benar-benar selesai.
Bagian ini memang bisa memakan waktu. Proses referensi sering membutuhkan waktu lebih lama dibanding bagian lainnya.
Karena itu, operator diminta tidak terburu-buru. Jangan membuka banyak menu lain selama proses validasi masih berjalan.
Setelah validasi selesai, operator bisa masuk ke menu sinkronisasi. Namun, jangan langsung menekan tombol sinkronisasi.
Centang Konfirmasi Belum Muncul
Pada kondisi tertentu, halaman sinkronisasi tidak langsung menampilkan centang verifikasi. Operator bisa mencoba memuat ulang halaman terlebih dahulu.
Jika centang tetap belum muncul, lakukan reload kembali. Tombol Ctrl+F5 juga bisa dicoba untuk menyegarkan halaman secara penuh.
Namun, apabila cara tersebut belum berhasil, validasi ulang menjadi pilihan berikutnya. Proses ini kembali membutuhkan kesabaran karena bagian referensi dapat berjalan cukup lama.
Informasi yang beredar juga menyinggung akun kepala sekolah yang belum terverifikasi. Kondisi tersebut disebut tidak otomatis membuat proses sinkronisasi gagal.
Artinya, persoalan centang konfirmasi tidak serta-merta berkaitan dengan status verifikasi akun kepala sekolah. Ada sejumlah ketentuan lain yang tetap perlu diperhatikan operator.
Hapus History Jika Dapodik Mengalami Bug
Menariknya, ada solusi lain ketika halaman Dapodik seperti mengalami bug. Operator bisa menutup aplikasi terlebih dahulu, kemudian membersihkan history browser.
Caranya cukup sederhana. Buka menu titik tiga pada Google Chrome, lalu pilih History atau halaman riwayat.
Setelah itu, masuk ke pilihan Delete Browsing Data. Pada bagian rentang waktu, pilih All Time.
Operator kemudian dapat mencentang Browsing History dan Cookies. Setelah semua pilihan sesuai, lanjutkan dengan menghapus data tersebut.
Cara ini disarankan ketika halaman sinkronisasi tetap tidak menampilkan centang. Setelah history dibersihkan, aplikasi Dapodik bisa dibuka kembali.
Coba Login Lewat Mode Incognito
Tahap berikutnya memakai mode incognito pada Google Chrome. Fitur ini bisa dibuka melalui menu titik tiga di pojok browser.
Pilih New Incognito Window. Setelah jendela baru terbuka, operator dapat kembali mengakses aplikasi Dapodik.
Pengguna kemudian login seperti biasa. Setelah masuk sebagai operator, lakukan tukar pengguna menuju akun kepala sekolah.
Menu tersebut dapat ditemukan melalui pengaturan tukar akses pengguna. Setelah akun kepala sekolah aktif, langsung menuju menu sinkronisasi.
Validasi Ulang Sebelum Sinkronisasi
Jangan buru-buru menekan tombol kirim. Operator tetap perlu menjalankan validasi terlebih dahulu.
Biarkan proses berjalan sampai selesai. Jika proses referensi kembali lama, operator sebaiknya menunggu sampai statusnya selesai.
Setelah validasi rampung, masuk kembali ke menu sinkronisasi. Pada tahap ini, centang lembar konfirmasi disebut mulai muncul.
Tampilan tersebut menjadi bagian yang dicari operator. Centang verifikasi kemudian dapat dipilih sesuai konfirmasi yang tersedia.
Setelah Centang Muncul, Lanjutkan Konfirmasi
Jika semua centang sudah tampil, operator bisa melanjutkan proses. Pastikan setiap bagian konfirmasi diperiksa sebelum dikirim.
Setelah itu, pilih konfirmasi untuk melanjutkan sinkronisasi. Simpan pilihan tersebut sesuai tampilan aplikasi.
Tahap berikutnya adalah mengirim proses sinkronisasi. Operator tinggal menunggu sampai seluruh proses selesai.
Proses sinkronisasi disebut dapat berlangsung cukup cepat. Dalam contoh yang ditampilkan, proses tersebut selesai sekitar 23 detik.
Urutan yang Bisa Dicoba Operator
- Buka aplikasi Dapodik dan masuk menggunakan akun kepala sekolah.
- Jalankan validasi dan tunggu sampai proses benar-benar selesai.
- Masuk ke menu sinkronisasi tanpa langsung menekan tombol kirim.
- Jika centang belum muncul, lakukan reload halaman atau tekan Ctrl+F5.
- Bila masih gagal, jalankan validasi ulang.
- Tutup Dapodik dan bersihkan history Google Chrome.
- Pilih All Time saat menghapus data browsing.
- Hapus Browsing History serta Cookies.
- Buka kembali Dapodik melalui New Incognito Window.
- Login sebagai operator lalu tukar pengguna ke akun kepala sekolah.
- Jalankan validasi kembali sampai selesai.
- Masuk ke menu sinkronisasi dan cek lembar konfirmasi.
- Jika centang sudah muncul, centang seluruh bagian yang diperlukan.
- Konfirmasi dan simpan sebelum melanjutkan proses sinkronisasi.
- Kirim sinkronisasi lalu tunggu sampai proses selesai.
Bukan Berarti Harus Panik
Sontak saja, masalah centang yang belum muncul memang bisa bikin operator bertanya-tanya. Apalagi sinkronisasi menjadi salah satu tahapan yang tidak boleh dilakukan sembarangan.
Namun, informasi yang beredar tersebut juga tidak menyebut status akun kepala sekolah sebagai satu-satunya penyebab. Bahkan, akun yang belum terverifikasi disebut masih bisa melakukan sinkronisasi dalam kondisi tertentu.
Karena itu, operator sebaiknya mengikuti alur aplikasi terlebih dahulu. Jangan langsung menyimpulkan kegagalan hanya karena centang konfirmasi belum terlihat.
Kondisi browser juga patut diperiksa. Cache, cookies, atau riwayat browser bisa saja membuat tampilan aplikasi tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Penggunaan mode incognito menjadi salah satu langkah alternatif. Cara ini bisa dicoba setelah proses pembersihan history dilakukan.
Pada akhirnya, operator perlu memastikan validasi sudah selesai. Setelah itu barulah kembali mengecek menu sinkronisasi.
Informasi tersebut juga mengingatkan operator agar tidak melewati setiap tahapan. “Jangan di-skip agar teman-teman tuh alurnya jelas,” demikian pesan yang disampaikan dalam informasi yang beredar.
Bagi operator sekolah yang sedang menghadapi masalah serupa, langkah tersebut bisa menjadi alternatif. Namun, kondisi setiap instalasi Dapodik dapat berbeda sehingga hasilnya tidak selalu sama.
Yang jelas, centang lembar konfirmasi tidak perlu langsung dianggap sebagai masalah besar. Coba validasi ulang, segarkan halaman, bersihkan data browser, lalu gunakan mode incognito bila diperlukan.












