Tips&Trik

Cara Daftar Akun Madrasah OMI Sains di Portal OMI Kemenag 2026

×

Cara Daftar Akun Madrasah OMI Sains di Portal OMI Kemenag 2026

Sebarkan artikel ini
Cara Daftar Akun Madrasah OMI Sains di Portal OMI Kemenag 2026
Pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kabupaten/kota tahun 2026 resmi dibuka mulai 27 Agustus hingga 2 September 2026. Mengingat batas waktu pendaftaran yang tergolong singkat, operator madrasah diimbau untuk segera menyelesaikan pembuatan akun lembaga dan penginputan data peserta.
Banyak operator mengira akun OMI tahun sebelumnya masih dapat digunakan. Namun, sistem OMI Sains tahun 2026 mengharuskan sekolah atau madrasah melakukan pendaftaran akun baru. Akun lama umumnya tidak lagi tersimpan pada basis data OMI Sains, berbeda dengan layanan seperti OMI Reset yang masih menyimpan akun periode lalu.
Berikut alur registrasi akun madrasah di portal resmi OMI Kemenag beserta langkah penyelesaian jika data NPSN belum terindeks oleh sistem.

Langkah Registrasi Akun Madrasah OMI Sains 2026

Proses registrasi dilakukan melalui portal resmi di omi.go.id. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Akses portal https://omi.kemenag.go.id/, lalu pilih menu Daftar OMI Sains.
  2. Isikan Nama Lengkap pendaftar (dapat menggunakan nama operator madrasah, penanggung jawab/PJ, atau Kepala Madrasah).
  3. Masukkan Alamat Email aktif yang sering digunakan untuk kegiatan administrasi sekolah.
  4. Buat Kata Sandi (password) minimal 8 karakter. Sandi ini bersifat bebas dan tidak harus sama dengan sandi email pribadi/sekolah. Ulangi sandi pada kolom konfirmasi.
  5. Pada kolom pencarian sekolah, ketik NPSN atau Nama Sekolah.
  6. Pilih provinsi dan kabupaten/kota tempat madrasah berdiri.
  7. Klik Buat Akun untuk menyelesaikan pendaftaran dan masuk ke dasbor admin madrasah.

Solusi Jika NPSN atau Nama Madrasah Tidak Ditemukan

Apabila NPSN atau nama lembaga tidak muncul saat dicari di kolom registrasi, operator perlu menambahkan identitas madrasah secara manual ke dalam sistem:
  1. Klik tombol Tambah (ikon tanda plus +) yang berada di dekat kolom pencarian sekolah.
  2. Isikan nomor NPSN dan NSM (Nomor Statistik Madrasah) secara benar.
  3. Masukkan Nama Sekolah. Gunakan format penulisan standar (hanya huruf, angka, spasi, titik, strip, underscore, kurung, atau slash).
  4. Masukkan Nomor Telepon aktif (dapat menggunakan nomor kontak sekolah, penanggung jawab kegiatan, atau Kepala Madrasah). Kolom ini wajib diisi agar pendaftaran bisa diproses.
  5. Pilih Jenjang Pendidikan (MI, MTs, MA) dan Status Sekolah (Ngeri/Swasta).
  6. Lengkapi domisili: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan/Desa, dan Alamat Lengkap Madrasah.
  7. Klik Buat/Simpan.
  8. Setelah data lembaga tersimpan, kembali ke form registrasi utama, cari nama sekolah yang baru ditambahkan, lalu selesaikan pendaftaran akun.

Berkas dan Data Peserta yang Wajib Disiapkan

Setelah akun admin madrasah aktif, langkah berikutnya adalah mendaftarkan siswa peserta OMI Sains. Agar pengisian data di dasbor tidak terkendala, siapkan berkas dan data berikut lebih awal:
  • Identitas Siswa: NISN, NIK, Nama Lengkap Peserta, Jenis Kelamin.
  • Informasi Kelahiran: Tempat Lahir dan Tanggal Lahir.
  • Data Akademik: Tingkat Sekolah/Kelas, Mata Pelajaran (Mapel) yang diikuti.
  • Kontak & Pendukung: Nomor Telepon Siswa/Orang Tua, Alamat Email (bila ada), serta Bukti Prestasi (bila ada).

Kendala Teknis yang Sering Ditemui dan Solusinya

Berikut beberapa pertanyaan dan kendala umum yang sering dihadapi operator selama pendaftaran OMI Sains 2026:
  • Kredensial Tidak Ditemukan saat Login Kembali: Pastikan alamat email dan sandi yang dimasukkan sudah sesuai dengan saat pendaftaran awal. Jika mendaftar menggunakan fitur pembuatan akun baru, login harus menggunakan akun yang baru dibuat tersebut, bukan akun tahun lalu.
  • Gagal Simpan Nama Lembaga: Sistem menolak penulisan yang mengandung karakter khusus seperti koma, tanda petik, atau simbol lainnya. Gunakan hanya huruf, angka, spasi, dan tanda baca standar (titik, strip, slash).
  • Status Akun Masih Pending: Verifikasi akun dilakukan secara bertahap oleh panitia atau admin Kemenag tingkat kabupaten/kota. Pastikan data alamat dan identitas madrasah diisi lengkap agar memudahkan proses validasi.
  • Penggunaan Email: Pendaftaran tidak diwajibkan menggunakan email resmi lembaga. Email aktif milik guru atau operator madrasah tetap dapat digunakan selama aksesnya terjaga.

Jadwal Penting OMI Sains 2026

Memperhatikan alur waktu pelaksanaan sangat penting agar madrasah tidak tertinggal tahapan uji coba maupun ujian utama:
  • Pendaftaran Akun & Peserta: 27 Agustus – 2 September 2026
  • Uji Coba Sistem (Simulasi): 4 – 5 September 2026
  • Pelaksanaan Ujian OMI Kabupaten/Kota: 7 – 8 September 2026
  • Pengumuman Hasil Tingkat Kabupaten/Kota: 9 – 12 September 2026

Kesimpulan

Pendaftaran akun OMI Sains 2026 memerlukan pembuatan akun baru bagi setiap lembaga madrasah. Kunci kelancaran pendaftaran terletak pada ketelitian pengisian data lembaga, terutama saat menambahkan NPSN secara manual jika belum terdaftar. Segera tuntaskan registrasi akun dan penginputan data siswa sebelum pendaftaran ditutup pada 2 September 2026 agar siswa dapat mengikuti tahap simulasi tepat waktu.

FAQ

Apakah akun OMI tahun lalu masih bisa digunakan untuk OMI Sains 2026?

Tidak. Untuk OMI Sains 2026, seluruh madrasah diwajibkan membuat akun baru melalui menu pendaftaran di portal OMI.

Siapa yang mendaftarkan siswa ke portal OMI Kemenag?

Proses pendaftaran siswa dilakukan oleh operator madrasah atau penanggung jawab (PJ) OMI di sekolah melalui dasbor admin madrasah yang telah didaftarkan.

Apa yang harus dilakukan jika tanggal lahir siswa tidak bisa dipilih di sistem?

Kendala pilihan bulan/tanggal pada portal biasanya disebabkan oleh masalah cache peramban atau pengaturan format tanggal. Coba gunakan moda penyamaran (Incognito Window) atau ganti peramban (browser) saat melakukan penginputan data.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *