EmisGTK

3 Cara Menambahkan Foto di SKMT dan SKBK dari Emis GTK Termudah!

×

3 Cara Menambahkan Foto di SKMT dan SKBK dari Emis GTK Termudah!

Sebarkan artikel ini
3 Cara Menambahkan Foto di SKMT dan SKBK dari Emis GTK Termudah!

MediaNet.id, Garut – Berkas SKMT dan SKBK yang diunduh dari EMISGTK kini menjadi perhatian para pejuang madrasah. Pasalnya, berkas tersebut masih dapat tampil tanpa foto sehingga pengguna perlu menambahkannya secara manual.

Informasi tutorial ini dibagikan melalui kanal Pejuang Madrasah Official. Pembahasannya menawarkan tiga metode yang bisa dipilih sesuai perangkat dan aplikasi yang tersedia.

Foto Belum Tersedia di EMIS GTK

Dalam penjelasan yang dibagikan, sistem EMISGTK disebut belum menyediakan menu khusus untuk mengunggah foto. Kondisi itu membuat foto pada dokumen SKMT dan SKBK masih kosong ketika berkas selesai diunduh.

Padahal, foto dapat menjadi bagian dari kelengkapan berkas administrasi. Karena itu, pengguna perlu mengedit dokumen setelah mengunduhnya dari sistem.

Tutorial tersebut memperlihatkan contoh SKBK tanpa foto. SKMT juga mengalami kondisi serupa.

Pembuat tutorial kemudian menawarkan tiga pilihan. Pengguna bisa memakai aplikasi editor PDF, mengubah PDF menjadi Word, atau memakai script berbasis Google.

Cara Pertama Pakai Editor PDF

Metode pertama memanfaatkan aplikasi PDF editor. Dalam tutorial, aplikasi yang digunakan adalah Foxit PhantomPDF.

Pengguna terlebih dahulu membuka berkas SKMT atau SKBK yang sudah tersimpan. Setelah dokumen terbuka, pengguna dapat masuk ke menu edit untuk menambahkan gambar.

Berikut langkah yang dijelaskan dalam tutorial:

  1. Buka file SKMT atau SKBK menggunakan Foxit PhantomPDF.
  2. Masuk ke menu Edit.
  3. Pilih Add Image.
  4. Klik Image From File.
  5. Cari foto yang tersimpan di komputer.
  6. Masukkan foto ke posisi yang diinginkan.
  7. Sesuaikan ukuran dan letaknya.
  8. Tekan Ctrl+S untuk menyimpan perubahan.

Cara tersebut dapat digunakan untuk kedua dokumen. SKBK maupun SKMT bisa diedit dengan tahapan yang hampir sama.

Metode ini cukup praktis bagi pengguna yang sudah memiliki aplikasi editor PDF. Namun, aplikasi tersebut perlu tersedia terlebih dahulu di komputer.

Cara Kedua Convert PDF ke Word

Pilihan kedua menggunakan metode konversi. File PDF hasil unduhan EMISGTK diubah terlebih dahulu menjadi dokumen Word.

Dalam tutorial, proses tersebut menggunakan layanan I Love PDF. Pengguna memilih menu PDF to Word untuk mengubah format dokumen.

Setelah file dipilih, pengguna menjalankan proses konversi. File Word hasil konversi kemudian diunduh dan dibuka.

Setelah dokumen berada dalam format Word, foto dapat dimasukkan menggunakan menu Insert. Pengguna tinggal memilih Picture lalu mengambil foto dari perangkat.

Ada satu pengaturan yang perlu diperhatikan. Posisi gambar dapat dibuat lebih fleksibel dengan mengubah pengaturan Wrap Text menjadi In Front of Text.

Setelah ukuran dan posisi foto sesuai, dokumen bisa disimpan kembali. Proses yang sama dapat dilakukan pada SKMT dan SKBK.

Metode ini cocok bagi pengguna yang lebih terbiasa menggunakan Microsoft Word. Namun, hasil konversi perlu diperiksa lagi agar susunan dokumen tidak berubah.

Cara Ketiga Menggunakan Script Google

Pilihan terakhir memakai script berbasis Google. Metode ini menjadi alternatif bagi pengguna yang ingin mengedit foto langsung secara online.

Script yang digunakan dalam tutorial dibagikan oleh pembuat konten. Tautan script yang dicantumkan dalam referensi adalah berikut:

Setelah halaman script terbuka, pengguna dapat memilih dokumen PDF. File SKBK atau SKMT yang sudah diunduh dari EMISGTK kemudian dimasukkan.

Selanjutnya, pengguna mengatur posisi foto. Ukuran foto juga dapat disesuaikan berdasarkan lebar dan tinggi yang tersedia.

Tutorial tersebut memperlihatkan adanya menu teks tanda tangan. Menu itu tidak diperlukan jika pengguna hanya ingin menambahkan foto.

“Teks tanda tangan” dapat dihapus dari tampilan. Fitur tersebut disebut berkaitan dengan penambahan tanda tangan elektronik.

Bisa Unduh Semua Halaman

Script tersebut juga menyediakan pilihan halaman yang akan diproses. Pengguna dapat memilih seluruh halaman atau hanya halaman tertentu.

Jika memilih seluruh halaman, semua halaman dalam dokumen akan ikut diproses. Tutorial memberikan contoh dokumen yang memiliki empat halaman.

Pengguna kemudian memilih opsi semua halaman. Setelah itu, klik tombol unduh PDF hasil.

File baru akan tersimpan dan dapat dibuka untuk memeriksa hasilnya. Foto yang sebelumnya kosong seharusnya sudah berada pada posisi yang telah ditentukan.

Tahapan tersebut kemudian diulangi untuk dokumen lainnya. Jika sebelumnya pengguna mengedit SKBK, langkah berikutnya bisa diterapkan pada SKMT.

Posisi Foto Perlu Diperiksa

Ada satu hal yang tidak boleh dilewatkan. Pengguna perlu mengecek posisi foto sebelum menyimpan dokumen final.

Ukuran foto harus disesuaikan agar tidak menutupi tulisan. Letaknya juga perlu ditempatkan pada area foto yang tersedia dalam format SKMT atau SKBK.

Hal ini berlaku untuk semua metode. Baik editor PDF, Word, maupun script online tetap membutuhkan penyesuaian manual.

Pengguna juga sebaiknya membuka kembali PDF hasil akhir. Pemeriksaan tersebut membantu memastikan seluruh halaman tetap utuh.

Tiga Pilihan, Tinggal Sesuaikan

Dari tutorial yang dibagikan, ada tiga cara utama untuk mencantumkan foto di SKMT dan SKBK. Pilihan pertama memakai editor PDF seperti Foxit PhantomPDF.

Pilihan kedua mengubah PDF menjadi Word. Foto kemudian dimasukkan menggunakan fitur gambar di Microsoft Word.

Pilihan ketiga memanfaatkan script Google secara online. Cara ini dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang tidak ingin mengedit PDF secara langsung.

Ketiga metode tersebut memiliki alur berbeda. Pengguna bisa memilih berdasarkan aplikasi dan perangkat yang sudah dimiliki.

Yang perlu diperhatikan, tutorial ini berfokus pada pengeditan dokumen setelah file diunduh. Jadi, foto tidak diunggah langsung ke sistem EMISGTK.

Bagi operator dan guru madrasah, informasi ini bisa membantu ketika menemukan SKMT atau SKBK yang masih menampilkan kolom foto kosong. Sebelum mencetak atau mengirim dokumen, pastikan kembali data, foto, tanda tangan, dan seluruh halaman sudah sesuai kebutuhan administrasi masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *