DapodikTips&Trik

Cara Cek Hasil Sulingjar 2026, Jangan Sampai Status Guru Masih Merah atau Kuning

×

Cara Cek Hasil Sulingjar 2026, Jangan Sampai Status Guru Masih Merah atau Kuning

Sebarkan artikel ini
Cara Cek Hasil Sulingjar 2026, Jangan Sampai Status Guru Masih Merah atau Kuning

MediaNet.id, Bogor – Survei Lingkungan Belajar atau Sulingjar menjadi salah satu pekerjaan yang perlu segera diperiksa operator sekolah. Batas akhir pengerjaan yang disebut dalam referensi adalah 17 Agustus 2026.

Informasi ini disampaikan Nurul Hadi Pauji melalui kanal Ngapakpedia. Ia mengingatkan sekolah agar tidak hanya fokus pada Dapodik dan Info GTK.

Sulingjar juga perlu dipantau. Terutama status pengerjaan guru dan kepala sekolah.

Cara Cek Hasil Sulingjar Sekolah

Menariknya, memastikan Sulingjar sudah selesai tidak perlu menebak-nebak. Operator dapat melihat status responden melalui dashboard Sulingjar.

Caranya cukup sederhana. Operator perlu masuk ke laman dashboard Sulingjar menggunakan akun yang sesuai.

Berikut tahapan pengecekannya:

  1. Buka dashboard Sulingjar berikut: https://dashboardslb.kemendikdasmen.go.id/
  2. Pilih menu login pada halaman tersebut.
  3. Masuk menggunakan SSO.
  4. Gunakan akun Verval yang dimiliki.
  5. Masukkan kode OTP yang dikirimkan.
  6. Buka bagian tabel responden.
  7. Periksa warna status setiap guru dan kepala sekolah.

Dari halaman tersebut, operator dapat melihat daftar PTK yang masuk sebagai responden. Status warna inilah yang perlu diperhatikan.

Status Hijau Artinya Sudah Selesai

Kunci utama dalam pengecekan Sulingjar ada pada warna hijau. Jika nama guru atau kepala sekolah sudah berwarna hijau, artinya pengisian sudah tercatat.

Dalam contoh yang disampaikan Nurul, terdapat beberapa PTK dengan status hijau. Kondisi tersebut menunjukkan responden sudah login dan menyelesaikan pengisian.

Ada satu hal yang kadang membuat operator bingung. Persentase pengerjaan bisa saja masih terlihat nol.

Menurut penjelasan tersebut, operator tidak perlu langsung panik. Selama statusnya sudah hijau, proses dianggap sudah terbaca.

“Yang penting warnanya hijau,” kata Nurul. Persentase dapat membutuhkan waktu untuk memperbarui tampilan.

Arti Warna Merah, Kuning, dan Putih

Nah, warna lain juga harus dipahami. Jangan sampai operator melihat warna merah atau kuning lalu menganggap semuanya sudah aman.

Status merah menunjukkan responden belum login. Artinya, guru atau kepala sekolah tersebut belum mengerjakan Sulingjar.

Kalau masih merah, operator perlu segera mengingatkan responden. Jangan menunggu mendekati batas akhir.

Kemudian ada warna kuning. Status ini perlu mendapat perhatian khusus.

Warna kuning berarti responden sudah login, tetapi pengisiannya belum selesai. Ada juga kemungkinan jawaban sudah dikerjakan tetapi belum tersimpan dengan benar.

Karena itu, responden dengan status kuning disarankan login kembali. Jika jawaban ternyata belum tersimpan, pengisian perlu dilakukan ulang sampai selesai.

Sementara itu, warna putih memiliki kondisi berbeda. Dalam contoh yang disampaikan, warna putih muncul pada PTK yang sudah dikonfirmasi tidak mengisi.

Ada PTK yang sudah wafat. Ada pula guru atau kepala sekolah yang sudah mengundurkan diri.

Mengapa Data Kepala Sekolah Bisa Tidak Berubah?

Pertanyaan ini cukup sering muncul di kalangan operator. Terutama ketika terjadi pergantian kepala sekolah setelah batas cut off.

Dalam referensi tersebut dijelaskan bahwa cut off responden Sulingjar berada pada 30 Juni 2026. Data responden mengikuti kondisi Dapodik pada tanggal tersebut.

Jadi, kepala sekolah yang baru masuk setelah 30 Juni belum tentu muncul sebagai responden di sekolah baru. Sinkronisasi Dapodik tidak otomatis mengubah daftar responden Sulingjar.

“Walaupun kalian sinkron 1000 kali pun kepala sekolahnya enggak akan berubah,” ujar Nurul. Hal tersebut berkaitan dengan batas data responden yang sudah ditentukan.

Kondisi serupa berlaku bagi guru. Guru yang masuk setelah 30 Juni tidak otomatis mendapat perintah mengisi Sulingjar di sekolah barunya.

Sebaliknya, guru yang keluar setelah tanggal cut off masih bisa tercatat. Sebab, survei tersebut berkaitan dengan kondisi lingkungan sekolah pada periode sebelumnya.

Guru yang Sudah Keluar Tetap Perlu Diperhatikan

Bagaimana dengan guru yang sudah tidak mengajar di sekolah tersebut? Jika namanya masih muncul dalam daftar responden, operator perlu melakukan konfirmasi sesuai kondisi.

Dalam penjelasan Nurul, guru tersebut pada dasarnya masih perlu mengisi. Ia bahkan menyarankan pihak sekolah menghubungi guru yang sudah keluar.

Tujuannya agar pengisian Sulingjar sekolah lama tetap tuntas. Data responden memang mengikuti kondisi pada masa cut off.

Untuk kepala sekolah yang tercatat pada periode tersebut, Nurul juga menyarankan agar tetap mengisi. Kecuali terdapat kondisi tertentu yang perlu dikonfirmasi melalui sistem.

Pengalaman Operator Menemukan Status Kuning

Ada pengalaman menarik yang disampaikan Nurul. Salah seorang guru di sekolahnya tercatat berstatus kuning selama cukup lama.

Guru tersebut mengaku sudah menyelesaikan pengisian. Namun setelah dilakukan pengecekan ulang, ternyata jawabannya tidak tersimpan.

Masalahnya muncul karena pengisian dilakukan secara terputus-putus. Guru tersebut mengisi sebagian, keluar untuk istirahat, lalu kembali mengisi.

Kondisi itu membuat statusnya tetap kuning. Solusinya adalah melakukan pengisian kembali dari awal hingga selesai.

Nurul menyarankan pengisian dilakukan dalam satu kali sesi. Jangan meninggalkan proses terlalu lama sebelum seluruh pertanyaan selesai.

OPS Diminta Segera Mengecek

Batas waktu menjadi perhatian berikutnya. Dalam referensi tersebut, pengerjaan Sulingjar disebut maksimal 17 Agustus 2026.

Karena waktunya semakin dekat, operator diminta segera membuka dashboard. Periksa seluruh nama responden satu per satu.

Targetnya jelas. Status responden yang memang wajib mengisi harus sudah hijau.

Jika masih merah, segera ingatkan guru atau kepala sekolah. Jika kuning, minta responden login ulang dan memastikan semua jawaban tersimpan.

Jangan hanya mengejar urusan Info GTK. Sulingjar juga harus diselesaikan sesuai jadwal.

Pada akhirnya, Cara Cek Hasil Sulingjar menjadi langkah sederhana yang perlu dikuasai OPS. Warna hijau menjadi tanda bahwa pengisian sudah tercatat, sedangkan merah dan kuning membutuhkan tindak lanjut.

Operator juga perlu memahami efek cut off 30 Juni 2026. Dengan begitu, perubahan guru atau kepala sekolah setelah tanggal tersebut tidak langsung dianggap sebagai kesalahan data Sulingjar.

Yang paling penting, jangan menunggu hari terakhir. Segera cek dashboard dan pastikan status responden sudah sesuai sebelum batas waktu 17 Agustus 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *